Luruh
Ballad · May 2025
More
Song Info
About
Lagu ini tentang kehilangan yang berlaku satu demi satu seperti daun waktu yang gugur, dan tentang ketidakmampuan menahan sesuatu yang pergi. Penyanyi menyebut andai dia mampu menahan musim, dia tidak akan membiarkan orang itu terhanyut, tetapi waktu tidak mahu mengulang. Dia luruh dalam pangkuan sepi, menangis tanpa dipedulikan sesiapa.
Story
Lagu dibuka dengan daun waktu yang gugur satu demi satu; bayang seseorang hilang sirna dan angin hanya menyimpan pilu. Langit redup menangis sunyi, jiwa terdampar dalam kelam, suara lenyap menjadi gema, dan rasa merayap menjadi malam. Penyanyi menyatakan bahawa andai dia mampu menahan musim, dia tidak akan membiarkan orang itu terhanyut; namun waktu tidak sudi mengulang sesuatu yang telah terbang jauh pergi, dan dia luruh di pangkuan sepi serta menangis tanpa yang peduli. Jejak dia semakin kabur, tetapi hati tetap memegang, dan serpihan harapan disimpan dalam dada yang hampir karam. Pada akhirnya penyanyi menyebut biar waktu runtuh di dahi, kenangan tetap tidak mati; dia tetap di situ menghitung luruh yang tidak berhenti, dan bila segalanya diam, dia tetap dengan kehilangan.
Release Details
- ISRC
- AEA3A2160378
- UPC
- 009392159266
Luruh
Kelibatmu
Lyrics
Lyrics
Lyrics loading...
0 Comments
No moments yet.
Sign in to share a moment in this room.
Sign inRelated
No song selected
Unknown Artist